Home / HUKRIM / INI WAJAH AYAH BEJAT DI SIDRAP PERKOSA ANAK SELAMA 5 THN HINGGA BERSUAMI, DITANGKAP BARU NYESAL

INI WAJAH AYAH BEJAT DI SIDRAP PERKOSA ANAK SELAMA 5 THN HINGGA BERSUAMI, DITANGKAP BARU NYESAL

NEWSULSEL.com, MAKASSAR – Entah apa yang ada diisi otak di kepala DR, (42) melihat anak kandungnya sendiri yang baru 13 tahun, saat pulang sekolah di perkosa,  setelah memperawani putrinya, hampit setiap hari jika ada peluang ayah biadab ini mengulagi perbuatannya.

Kini Ia mendakam dalam sel Mapolres Sidrap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, yang telah menjadikan anak kandungnya sebagai budak seks pemuas nafsu biadabnya selama lima tahun lamanya sejak putrinya masih duduk di bangku kelas 1 SMP 2014 lalu hingga Desember 2019.

Untuk menutupi ulah bejatnya. DR bejat di Sidrap Sulawesi Selatan itu menikahkan anaknya walau usianya baru 18 tahun supaya tidak dicurigai istri dan keluarganya, diawal Desember 2019 lalu, agar Ia bebas setubuhi anak meski sudah bersuami.

Si anak malang ini mengira setelah dinikahkan, Ia.sudah terbebas dari cengraman syahwat sang ayah sejak.5 tahun lalu, ternyata tidak kebiadan ayahnya kian menjadi-jadi tidak tobat, Setiap ada kesempatan, sang putri yang sudah jadi istri orang tetap gagahi.

Penderitaan SI anak yang tinggal serumah dengan ayahnya di Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulsel ini, tidak hanya sampai disitu. Sebelum menikah, Ia sudah hamil, lantaran dalam seminggu ayahnya ‘mendayagunakan’  3 sampai 4 kali. dan menggugurkan kandungan anaknya.

“Saya sempat hamil, tapi digugurkan. Setelah itu, saya dinikahkan, saya tak bisa menolak keinginan ayah karena kalau saya menoka di ancam akan dibunh ” ujar anak malang itu terisak isak saat diperiksa sebagai saksi korban didepan penyidik Polsek Baranti, Sidrap.

Melati mengaku tak berdaya dan kuasa menolah keinginan bejat ayahnya. “Kalau menolak, saya diancam akan dibunuh,” ujar Melati, terisak.

DR sendiri mengakui semua pengakuan putrinya didepan polisi. Tak satupun bisa dibantahnya. DR yang bekerja sebagai tukang kayu ini mengaku menyesali perbuatannya.

“Saya menikahkan putriku, supaya saya bisa bebas dan tidak dicurigai. Saya menyesal,” kata DR yang kini mendekam dalam sel di Polsek Baranti, Sidrap, sejak Jumat 20 Des 2019 lalu, yang di benarkan Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono…(Wr/Ns.c).

Lp. Ladin
Editor. Andi PW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *