Home / PERISTIWA / POLDA SULSEL RELEASE KASUS PENGANIAYAAN ORANG TUA JOMPO MENINGGAL DI GOWA

POLDA SULSEL RELEASE KASUS PENGANIAYAAN ORANG TUA JOMPO MENINGGAL DI GOWA

NEWSULSEL.com, MAKASSAR – Dihadapan para jurnalis Wakpolda Sulsel didampingi Dirkrimum,Kabid Humas dan Kabid Dokkes Polda Sulsel merelease kronologis penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia disebuah Panti Jompo di Gowa +22 Januari 2020. sekitar pukul 21:00 Wita.

Kasus diketahui berawal dari laporan saksi IA (63) kepada perugas Panti dan menyampaikan informasi bahwa korban Lel Toa Tho Als Sangkala, (63) meninggal dunia karena terjatuh.

Pasca laporan kemudian, beberapa petugas Panti menuju TKP lalu mengangkat mayat kemudian membersihkan punggung dan kepala korban, didapati luka terbuka di bawah hidung, belakang telinga kiri, Memar pada mata sebelah kiri, dan Memar pada leher.

Temuan tersebut di laporkan pegawai panti ke pihak kepolisian, Polsek Bontomarannu mengamankan Statusquo, Tim Inafis pada Kamis (23/01) pukul 14.00 Wita menuju TKP, melibatkan Tim Inafis, Forensik dan K9 Polda Sulsel untuk olah TKP.

Usai rangkaian olah TKP berakhir, penyidik mengamankan lel IA untuk dimintai keterangan dan dari hasil interogasi yang dilakukan diketahui bahwa motif penganiayaan dilakukan karena pelaku sakit hati, kesal dan emosi.

“Pelaku sakit hati dan kesal serta emosi karena korban tidak mengindahkan himbauan untuk tidak buang air kecil/buang kotoran di lantai kamar kemudian pelaku mengambil potongan batu bata merah di dekat pintu kamar bagian belakang dan memukulkan ke bagian wajah/kepala korban secara berulang-ulang sehingga mengeluarkan darah,” terang Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo saat me-release kasus diruang Lobi Polda Sulsel, di hadapan para wartawan.

“Pasca dilakukannya konferensi pers Wakapolda mengapresiasi Sat Reskrim Polres Gowa yang telah melakukan pengungkapan kasus ini,” pungkas Adnas

Atas perbuatannya, Polisi menetapkan pelaku sebagai tersangka dan dijerat dengan, Pasal 338 KUHP ttg Pembunuhan Sub 351 (3) KUHP ttg Penganiayaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara….(Wr/Ns.c).

 

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *