GALANG AKSI SOLIDARITAS DI BULUKUMBA SOAL PERLAKUAN TIM GUGUS COVID-19 KE JENAZAH NURHAYANI

NEWSULSEL.com, MAKASSAR – Peristiwa memilukan dan menyayat hati, jadi tontonan tersebar di media sosial (Medsos) juga diterima Newsulsel.com dalam bentuk naska dan rekaman vidio Rabu 3 Juni 2020 pukul 23:45, dari warga yang mengatas namakan kelompok pemerhati sosial dan penggiat kemanusiaan.

Seorang anak perempuan sambil menagis sekuatnya, meminta agar jenazah ibunya pasien penyakit strok hendak dibawa pulang tuk di kebumikan di pemakanan keluarga di kab Bulukumba. dihalau (tidak di berikan) oleh tim gugus Covid-19 Sulsel. 2 pekan lalu, meskipun anak itu sudah memohon dan bersujud di kaki tim gugus sehingga anak almarhum pun memblockir mobil jenazah yang hendak membawa jenazah ibunya.

Anak Jenazah pasien Strok sambil menagis perlihatkan bukti ibunya negatif covid-19

Kejadian yang dialami keluarga Andi Baso Ryadi Mappasulle, Suami almahuma Nurhayani isterinya divonis sebagai PDP corona, Ia menuntut perlakuan tim gugus Sulsel atas perlakuan terhadap jasad istrinya, dapat simpati dari solidaritas warga Bulukumba “Pemerhati Sosial dan Penggiat Kemanusian ” akan turun aksi ke jalan hari ini Kamis.4 Juni.2020 sekitar pukul 10:00 Wita.

SSurat keterangan dari RS Bhayangkara dan surat keterangan kematian

Rencana Aksi hari ini: Mereka mendatangi kantor DPRD Bulukumba agar memiliki kepedulian sosial bagi warga bulukumba, Dan mengajak Mereka untuk menuntuntut Tim Gugus Provinsi Sulsel tntuk bertanggung jawab memindahkan jenazah almarhumah kepekuburan keluarga dengan protokol kesehatan dan merahabilitasi nama baik almarhumah Dan keluarga besar bahawa almarhumah bukan meninggal Karena covid 19.

Sementara dari pihak Polres Bulukumba belum ada informasi resmi yang di peroleh media terkait rencana aksi ini. Sebab sejak sebulan Whatsaap Kapolres Bulukumba AKBP.Gani tak dapat lagi di hubungi tuk di konfirmasi…(Wr/Ns.c).

 

Lp. Rosita
Editor. Andi PW