POLDA SULSEL SUDAH TINDAK TEGAS, 33 ORANG PENJARAH JENAZAH PDP COVID-19 DI RUMAH SAKIT

NEWSULSEL.com, MAKASSAR – Polda Sulsel membuktikan jajarannya sudah tindak tegas 31 orang warga yang mengambil paksa (Menjarah) jenazah terduga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di sejumlah Rumah Sakit.

pelaku penjarahan jenazah PDP Covid-19 disalah 1 Rumah Sakit

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menuturkan tim penyidik kasus pengambilan paksa jenazah Pasien Covid-19 di beberapa Rumah Sakit, telah melaksanakan gelar perkara, diruang Direskrimum Polda Sulsel dihadiri para Kasubdit, Kabag Wasidik, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar dan seluruh penyidik yang menangani kasus penjarahan tersebut dipimpin langsung Direskrimum Polda Sulsel.

Semua pelaku penjarahan jenazah di RS di rapid dulu oleh anggota pakai APD

“Penyidik kasus penjarahan jenazah di RS, Dadi Makassar, RS. Stella Maris, RS, Labuang Baji, dan RS. Bhayangkara, telah gelar perkara dan prosesnya dinaikkan dari Penyelidikan ke Penyidikan menetapkan pelaku sebagai tersangka,”ungkap Ibrahim

Menurut Kombes Pol Ibrahim Tompo Kasus pengambilan paksa Jenazah di beberapa RS. di, Makassar, Polisi telah mengamankan 25 orang dan menetapkan 2 terangka yaitu .SA, dan MR . Untuk Kasus di RS. Stella Maris diamankan 1 tersangka yaitu AW. Sedangkan Kasus di RS. Labuang Baji, Polisi sementara ini mengamankan 5 tersangka.

“Kemungkinan para tersangka akan bertambah karena akan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku, tim gabungan dilapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dr tim resmob polda, brimob, shabara polda, jatanras polrestabesMakassar,” ungkap Kabid

Para pelaku penjarahan jenazahan di beberapa Rumah Sakit akan dikenakan pasal 214, 335, 207 KUHP dan pasal 93 UU no 6 thn 2018 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara jelas Ibrahim Tompo…(Wr/Ns.c).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW