HABID HUMAS: DEMI MELINDUNGI MASYARAKAT LUAS, POLISI KAWAL KETAT JENAZAH COVID-19 HINGGA KE PEKUBURAN

NEWSULSEL.com, MAKASSAR – Aparat Gabungan Polda Sulsel Kawal ketat Jenazah Almarhuma, Hj. Norma (52) warga yang meninggal dunia, berstatus Positif Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 34 Makassar,Rabu 10 Juni 2020

Pasalnya, sekitar 100 ( Seratus ) orang keluarga pasien Corona mendatangi RSKD Dadi, Ingin mengambil paksa jenasah Hj Norma, warga Barukan Utara Makassar, yang dirawat sejak tanggal 31 Mei 2020 dengan dignosa Positif Covid-19 + Tumor Otak.

Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto, SE MH. saat memberi keterangan pers

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo benarkan periatiwa itu dan menyampaikan situasi sudah terkendali saat ini dengan kehadiran 40 personil dari Sat Brimob, tim gabungan Polsek Mamajang, Polrestabes Makassar, Polairud Polda Sulsel, TNI juga Sat Pol PP, dipimpin Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto, SE., MH.

“ Ya saat kejadian itu Polisi mengamankan 3 orang yang diduga melakukan provokasi terhadap warga yaitu, . BH (35), NW (32), dan KM .” ujar Ibtahim Tompo saat di konfirmasi Kamis 11 Juni 2020 malam tadi.

Setelah melalui proses pemulasaran jenazah sesuai standar WHO, ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, tim gugus tugas membawa jenazah ke pekuburan Macanda Samata Kab. Gowa untuk dimakamkan.

“Kita tidak akan membiarkan tindakan aksi penjemputan paksa terhadap jenazah terpapar covid 19 ini terjadi lagi, makanya kita siapkan personil pengamanan yang berlapis, juga berkoordinasi dengan TNI dan tim gugus, jika ada oknum yang nekat melakukanya, akan kita tindak tegas, karena selain berbahaya masyarakat luas, juga di perlukan sebagai edukasi buat masyarakat agar kita bisa melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas,.” tegas Kabid Humas Polda Sulsel….(Wr/Ns.c).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW